Lase La Wacker

Senyummu adalah Senyumku

FACEBOOK DIHARAMKAN ???

Pengirim : Sumardin Mendröfa

Sudah muncul wacana yang berasal dari ulama Jawa Timur bahwa Facebook diharamkan. Tentunya wacana ini agak mengagetkan para Facebooker di tanah air. Namun sebenarnya kita harus bisa intropeksi diri mengapa wacana ini bisa muncul.

Ada beberapa hal yang menyebabkan mengapa Facebook diharamkan:

1. Facebook bisa membuat kita mengabaikan anak.
Mengabaikan Anak

2. Facebook membuat kita tidak ingin meninggalkan komputer kita.
candu facebook

3. Facebook membuat kita tidak memperhatikan keadaan sekeliling kita.
lupa sekeliling

4. Keranjingan Facebook bisa membuat tubuh kita kurus, karena lupa makan.
lupa makan

5. Keranjingan Facebook juga bisa membuat kita menjadi gemuk, karena gak enak buka facebook tanpa ngemil.
sambil ngemil

6. Keranjingan Facebook tidak mengenal usia, sampe balitapun ikutan jadi Facebooker.
pada ikutan

7. Apapun yang kita lakukan, membuka Facebook tidak ketinggalan (kewajiban yang lain jalan, Facebook juga jalan).
sambilan

29 Mei 2009 - Ditulis oleh Lena Lase | UMUM | | & Komentar

& Komentar »

  1. Hallo Din,

    Saya juga sudah membaca artikel “Facebook diharamkan”……
    Sebenarnya ada benarnya sih TAPI TERGANTUNG sejauh mana orang menggunakannya.
    Kembali pada pribadi masing2…………apakah penggunaan ke hal positif atau negatif bahkan sampai lupa daratan :) ……nah bagiku yang dimaksudkan di haramkan tentu orang2 yang lupa daratan tadi, lupa waktu, lupa makan, lupa tugas kewajiban, lupa anak, lupa istri atau suami dll…..jadi sebenarnya bukan Facebook itu yang haram tapi manusianya sendiri yang menyalahgunakan, sama juga seperti Bloger atau Chat jadi yahhhhhh……selamat menggunakan Facebook ke hal2 yang positif ya hehehehe……..

    Thanks ya
    Ya’ahowu
    Lena Lase

    Komentar oleh Lena Lase | 29 Mei 2009

  2. Betul len… semua tergantung user-nya….

    Komentar oleh mardin mendrofa | 29 Mei 2009

  3. Lena ……..lebih seru gambar yang terakhir itu…..itu seh berlebihan…………makanya ditawarkan facebook ama Mardin ……….aku ngga mau……………bisa2 semuanya terbengkalai……….cukup yang ada ajalah.
    Mardin……..lucu juga kirimanmu ini.

    Komentar oleh kristin kouters Haria | 29 Mei 2009

  4. Terbengkalai gimana kak…????
    masa sih nggak bisa bagi waktu untuk itu dan untuk facebook juga…………. he..he……………….he….

    Komentar oleh mardin mendrofa | 30 Mei 2009

  5. Haram sih boleh2 aja, itu hak masing2 orang untuk berpendapat.
    Tp menurut aku lebih haram foto yg terakhir diatas itu..
    stuju gak?

    Komentar oleh Brian harefa | 1 Juni 2009

  6. Sedikit setuju dengan peringatan MUI, ada benarnya juga koq..
    kalo kita berface book Ria, Gimana dengan Orang2 diseliling kita, sementara kita hanya berteman di Dunia Maya.. Mungkin Face bisa sebagai hiburan tapi jangan deh terlalu maniak, karena segalanya yang berlebihan itu tidak baek.. Boleh FB, kewajiban jangan ditinggalankan dan tetap jalani hidup bersosialisasi di dunia Nyata. wokey..!!

    Komentar oleh ariev | 5 Juni 2009

  7. K’Kris…justru seru itulah makanya gimana pandai2 ngatur waktu untuk itu supaya tidak terbengkalai hehehe…..kayaknya Mardin pandai ngatur waktu ya K’kris…gimana Din cara kamu ngatur waktu hehehe…ajarin dong hehehe….biar K’Kris tahu….atau mungkin K’Kris pura2 tidak tahu…..hahahahaha

    Buat Brian….itu haram kalau melakukan dengan orang lain, tapi kalau sama istri atau suami sendiri masak itu haram hehehe ndak kan…?

    Salam

    Komentar oleh Lena Lase | 10 Juni 2009

  8. yang bilang haram waktu ngomong lg mrem kali ye …..

    Komentar oleh Blacklist | 25 Juni 2009

  9. mnrt gw ga ada yng haram, coba lht gambar terakhir.
    alasannya karena mmbuat kehidupan para pejual jamu obat kuat lebih hidup halal. stju ga?
    setuju ga setuju itu urusan lu pada.
    klw ada yang tersinggung tanggung sendiri resikonya bisa msk RSJ.

    Komentar oleh Blacklist | 25 Juni 2009


Tinggalkan komentar