MARILAH MENJADI ORANG YANG BIJAKSANA

BijaksanaSumber : GPBB

Apakah anda ingin menjadi orang yang bijaksana? Nampaknya pertanyaan ini seperti perta-nyaan yang agak konyol atau paling sedikitnya seperti main-main saja. Tapi apabila pertanyaan ini ditanyakan secara serius apakah anda mau menjadi orang yang bijaksana apakah anda mau menjawabnya dengan jujur? Jawaban yang akan di sampaikan mungkin seperti ini: Saya tidak mau karena saya tidak mungkin menjadi orang bijaksana! Atau seperti ini, ya saya mau bijaksana tetapi bagaimana caranya?

Hari ini secara umum secara teori para filsuf sebenarnya bisa disebut sebagai manusia bijaksana, sebab perkataan filsafat itu sebenarnya diserap dari bahasa Yunani “philosophia” = philo (menyenangi) sophia (kebijaksanaan). Di Yunani ada Socrates, Plato, di China ada Kong Hu Chu, Lao tze, di India ada Sidartha Gautama , Mahatma Gandhi…ini hanya sebagian kecil dari contoh orang yang disebut bijaksana oleh dunia.

Bagi saudara dan saya sebagai orang yang percaya kita sepakat ada beberapa orang di Perjanjian lama yang layak disebut sebagai orang yang bijaksana seperti Yusuf yang diangkat sebagai orang kedua di Tanah Mesir, Raja Salomo juga dalam pemerintahan kerajaan Israel yang belum terbagi dikenal sebagai orang yang bijaksana dengan Amsal-amsalnya serta pelbagai tindakannya yang terkenal memiliki kebijaksanaan yang luarbiasa, dan kita juga kenal Daniel dan teman-temannya sebagai orang-orang yang bijaksana bahkan Daniel boleh ada dalam pemerintah-an dari 4 generasi penguasa yang ada di Babel.

Alkitab mengajarkan bahwa untuk menjadi orang bijak tidak perlu anda menjadi seorang Filsuf ataupun harus berusia tua dulu dan berpengalaman, coba renungkan apa yang dikatakan oleh Salomo yang mengajarkan; bahwa awal untuk menjadi bijaksana adalah Takut akan Allah. (Amsal 1:7) bagaimana tanda seorang yang takut akan Allah itu, sehingga ia dapat disebut bijak-sana? Ya perlu mendengar yang Tuhan Yesus katakan “Setiap orang yang mendengar perkataan-Ku ini dan melakukannya, ia sama dengan orang yang bijaksana, yang mendirikan rumahnya di atas batu ( Mat 7:24).

Apakah Anda pernah mendengar, bahwa bagi para penyandang cacat Tuna Grahita (Cacat Ganda) pun telah diselenggarakan satu Olimpiade Khusus yang disebut Special Olympic, Pada saat pertandingan lomba lari di Special Olympic; salah satu peserta anak laki-laki jatuh terje-rembab dari kursi rodanya, karena ia setengah lumpuh maka ia tidak berdaya untuk bisa bangkit lagi dengan sendirinya. Ia terbaring dengan wajah kotor tengkurap diatas tanah. Salah satu peserta lainnya seorang gadis yang juga cacad mental segera berhenti lari. Ia berhenti khusus untuk membantu anak ini bangkit, agar bisa duduk kembali di kursi rudanya sambil memberikan kecu-pan manis dipipinya. Tapi apa yang terjadi, pada saat kejadian tersebut para peserta lainnya pun turut diam dan balik jalan menemani sang gadis dan anak ini untuk jalan bersama sambil bergandengan tangan menuju ke garis Finish. Hal ini mendapatkan tepukan tangan yang meriah dari semua pengunjung Special Olympic.

Pelajaran apakah yang bisa kita dapatkan dalam kisah ini, ya secara sederhana adalah mem-praktekan apa yang Yesus katakan dalam hukum utama yang kedua, tentang kasihilah sesama manusia seperti kamu mengasihi dirimu sendiri( Mat 22: 39). Apakah hal ini sudah anda lakukan, kalau sudah maka anda sedang dalam proses menjadi bijak-sana, kalau belum, inilah saatnya kita memulai untuk menjadi bijaksana. Ini adalah kuncinya untuk menjadi bijaksana orang harus mendengar dan mentaati serta menela-dani pengajaran dan kehidupan dari-Nya.

Marilah kita menjadi orang yang bijaksana dengan selalu mempraktekan apa yang Yesus ajarkan dan berikan dalam teladan-Nya. Amin

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: