SAHABAT DAN KEMUNAFIKANNYA

Sumber : Kutipan isi hati sesorang
Sahabat??teman?? apa bedanya?

Kedua kata itu bagi saya sama saja,kali ini kita berbicara tentang persahabatan,
dulu bagi saya mungkin sahabat adalah segalanya, mereka yang aku rasa bersahabat tanpa syarat apapun, dan mereka yang ada dikala senang ataupun sedih..
Tapi seiring dengan berjalannya waktu, ternyata sahabat itu bagi saya is nothing!
Hal ini bukan tanpa alasan saya katakan, karena toh pada kenyataannya saya sudah terlalu banyak dikecewakan oleh orang yang menyebut diri mereka sebagai “sahabat” .
Setuju atau tidak, di zaman yang serba ada dan materialistis ini, menurut saya, persahabatan itu adalah nol besar…..persahabatan itu adalah “bermuka dua”…bagai topeng……persahabatan itu adalah kemunafikan…
persahabatan itu tentang tingkat dimana tidak ada yang mau tersaingi dari yang lain…
“MAAF” bagi yang merasa hal ini keliru atau salah besar, tapi inilah realita kehidupan, walau memang pada dasarnya tidak ada manusia yang sempurna, tapi entah kenapa hal ini tidak bisa diterima dalam istilah “persahabatan”. Atau memang dikehidupan saya yang berisi dengan kemunafikan orang-orang yang mengaku diri mereka selalu lebih baik dari orang lain…..apalagi bila dirinya mengkibarkan setiap hari tentang firman Tuhan yang ternyata juga tidak sesuai dengan perilakunya sehari-hari.

Sekarang,,,berusaha segala sesuatunya sendiri bagi saya lebih baik daripada “bersahabat” penuh dengan keterpaksaan, tentunya dengan dukungan keluarga dan masih banyak orang yang lebih baik daripada “sahabat” yang terlanjur mengecewakan kita bukan…..dan yang lebih kecewanya lagi bila si sahabat tadi menghargai kita hanya bila kita memberi selalu apa yang dia minta…..toh kita semua manusia yang harus berjuang untuk keluarga kita masing2 bukan untuk mengemis kana kiri yang memalukan…..lagian mereka harus bisa mengerti kalau teman sahabat bukanlah kantor sosial……

Toh, memang semuanya juga akan hidup masing-masing…. Tapi bukan alasan benci ataupun dendam yang merasuk diotak saya saat ini hingga saya menulis notes ini, ataupun tidak ingin membenci atau menjatuhkan siapapun, yang ada hanya rasa ingin tahu “hal ini terjadi pada saya saja?atau sebagian orang merasakan hal yang sama dengan saya?”
MAAF bagi yang masih berada dalam naungan “persahabatan yang indah”, tapi jika kekecewaan
itu, atau kemunafikan itu sudah terkuak, minimal jangan khawatir, karena kalian tidak sendirian…

Yaahhh…inilah kehidupan, dimana kita makhluk social memang tidak mungkin hidup sendirian,
tapi hal ini bukan berarti kita tidak bisa berteman, tetap berteman dengan siapa saja, dan selalu
berpikir bahwa hari ini adalah hari terakhir buat kita, supaya kita dapat melakukan yang terbaik
buat diri kita sendiri dan orang disekitar kita, termasuk orang yang kita sebut “sahabat” tadi…..

Sebagai tambahan jangan terlalu terbuka pada orang2 yang menganggap dirinya sebagai sahabat, karena
kalau ada konflik maka semua rahasia kita tadi terbongkar olehnya. Hati2 lah berteman karena banyak musuh dalam selimut, manis di depan namun di belakang kita bagai di tikam, karena itu pengalaman yang sudah kualami sendiri dan tidak ada salahnya kita disini saling membagi pengalaman itu .Lebih baik berteman biasa!

salam

12 Komentar (+add yours?)

  1. Internet Unlimited
    Jun 04, 2010 @ 08:35:19

    thanks buat sharingnya

  2. Jhon
    Jun 07, 2010 @ 10:38:38

    ‘Hebatnya Kasih’

    Pernahkakah kamu merasakan, bahwa kamu mengasihi seseorang, meski kamu tahu ia tak sendiri lagi, dan meski kamu tahu bahwa kasihmu tak berbalas, tapi kamu tetap mengasihinya?

    Pernahkah kamu merasakan, bahwa kamu sanggup melakukan apa saja demi seseorang yang kamu kasihi, meski kamu tahu ia takkan pernah peduli ataupun peduli dan mengerti, tapi ia tetap pergi?

    Pernahkah kamu merasakan hebatnya kasih, tersenyum kala luka, menangis kala bahagia, bersedih kala bersama, tertawa kala berpisah?…..Aku pernah….

    Aku pernah tersenyum meski kuterluka karena kuyakin Tuhan tak menjadikannya untukku

    Aku pernah menangis kala bahagia, karena kutakut kebahagiaan kasih ini akan sirna begitu saja

    Aku pernah bersedih kala bersama sahabatku, karena kutahu aku kan kehilangan dia suatu saat nanti..

    Dan aku pernah tertawa saat berpisah dengannya, karena sekali lagi kasih tak harus memiliki, dan Tuhan pasti menyiapkan kasih lain untukku…atau dengan iman kami dapat bertemu kembali di surga yang abadi.

    Semua orang pasti pernah merasakan kasih….baik dari orangtua….sahabat…kekasih dan akhirnya pasangan hidupnya…..sekarang…..

    Buat temanku yang sedang merasakan kasih…..selamat yah…karena kasih itu sangat indah. Semoga kasih kalian membuat kebahagiaan selamanya.

    Buat temanku yang sedang terluka karena kasih….hidup itu bagaikan roda yang terus berputar, satu saat akan berada di bawah dan hidup terasa begitu sulit, tetapi keadaan itu tidak untuk selamanya. Bersabarlah dan berdoalah karena kasih yang lain akan datang dan menghampirimu.

    Buat temanku yang tidak percaya akan kasih….buka hatimu. Jangan menutup mata akan keindahan kasih Tuhan yang membuat hidupmu menjadi bahagia.

    Buat temanku yang mendambakan kasih…bersabarlah,,,karena kasih yang indah tidak terjadi dalam sekejab…Tuhan sedang mempersiapkan segala yang terbaik bagimu….

    Dan buat temanku yang sedang mempermainkan kasih…sesuatu….yang begitu murni dan tulus bukanlah untuk dipermainkan…Kasih bukanlah suatu kehampaan. Semoga kalian berhenti mempermainkan kasih dan mulai merasakan kebahagiaan yang seutuhnya……Amin”

    Makanya yang menjadi Sahabat dan Teman saya adalah “KASIH”

  3. Lena Lase
    Jun 07, 2010 @ 10:56:16

    Thanks ya “Jhon”, untaian kata yang begitu indah kau ukir di Blogku ini….walau aku yakin itu adalah nama samaran ehm….siapakah dikau yang sembunyi dibalik layar ini…..kenalan dong hehehe….sekali lagi terima kasih banyak meluangkan waktu untuk mengungkapkan arti dari sebuah KASIH …..

    salam

  4. ade indriani dachi
    Jun 11, 2010 @ 05:26:56

    bener banget te….
    sama seperti yg baru ade alami….
    slama ini mungkin ade trlalu lugu..,terlalu baik ma dia…
    smua yg dia perlukan,slalu ade usahain buat bantu..
    tp,ketika ade butuh….
    dia malah menghina ade..,humm,,,pedih banget rasanya te,digituin ma temen sendiri…
    padahal ade da anggap dia lebih drpd sodara sendiri…
    ga nyangka,dibelakang ade sring bgt ngomongin yg nggak2 ttg ade…
    Untungnya,
    Tuhan kasih liat kemunafikannya,ternyata slama ini dia cuma teman yg manfaatin ade doang,dia gak pantas disebut sahabat,benar2 kecewa dgn perbuatannya…
    air susu dibalas dgn air tuba tepatnya…hehhehe…
    Tp,disatu sisi ade jg bersyukur,karna ini jadi pelajaran yg berharga buat ade..
    1.Jangan terlalu percaya dgn orng2 yg berskap baik d dpan qt..,dan jgn cepat negative thinking dgn orng yg terlihat jahat..intiny”DON’T JUDGE THE BOOK FROM THE COVER”
    2.Pelajaran yg paling berat yg ade petik dr ini,MEMAAFKAN orang yg yg berkhianat seperti itu te…,dan TIDAK MEMBALASNYA DGN KEJAHATAN,tp,dgn snyuman n Kasih Sayang…
    dan Puji Tuhan te,ade bisa melakukan itu,dan ade merasa ade lah PEMENANGNYA…

  5. Lena Lase
    Jun 11, 2010 @ 09:28:44

    Thanks Ade buat sharenya…..itulah manusia tidak ada yang sempurna, yang bisa kita anggap sahabat yang murni ,setia dan terpercaya hanya Tuhan Yesus…..so lepas dari itu paling enak hanya berteman biasa2 saja ,….tempat curhat bawa dalam doa…….kapok euy dah sempat curhat nih ma yang ngaku sahabat tadi ternyata di belakang di obral sana sini kayak orang jualan jamu hahaha…….tante punya teman yang ngaku sahabat De….baik dan manis hanya kalau ada maunya…..giliran tante ga bisa berbuat kitanya di cuekin….oh gitu ya….ba lau…

  6. ade indriani dachi
    Jun 11, 2010 @ 13:08:52

    hahhaha…..
    sama kita tan….
    kalo lg butuh,bak malaikat turun dr surga dia,tp kalo uda ga butuh lg,dia nusuk dari belakang…
    humm…
    sabar2 aja ya tan…
    benar yg tan bilang,cuma Tuhan Yesus lah sahabat sejati,yg bisa dipercaya,dan pastinya yg slalu ada wktu senang maupun susah…
    oke de tan…
    tetap semangat ya tan…
    ditunggu lg ne tulisan2 tan yg lainnya…hehhhe….
    God bless…^_^

  7. Frans R. Zai
    Jul 28, 2010 @ 04:56:08

    Selamat jumpa K’lena… Artikel di atas sangat bagus, diangkat dari pengalaman yang nyata dan diungkapkan dengan jujur.

    Sayang sekali, ada juga orang yang memberika penghiburan dengan menggunakan kata-kata “Kasih”, “Setia” dan bahkan membawa-bawa nama Tuhan. Saya pikir Tuhan tidak hanya sesuatu yang IDEAL tetapi juga menyentuh realita hidup, yang dialami dalam kehidupan sehari-hari seperti dikemukakan dalam tulisan di atas.

    Maju terus K’Lena dan sukses selalu dalam karya.
    Salam

  8. Delya
    Jul 29, 2010 @ 15:24:55

    Yg lbh baiknya lg hati2 pada org yg bermulut manis krn biasanya justru merekalah yg berhati “Berbisa” TQ bu artikelnya bagus sekali

    wassalam
    Delya

  9. Lena Lase
    Agu 06, 2010 @ 11:11:32

    Hallo Frater Frans….tumben sih nongol….kemana aja selama ini…..apa bersemedi di gunung Laverna ? Saya tau maksud Frater dan tertuju pada siapa saya juga tau…..saya hanya bisa tersenyum….karena memang itu hanya penghiburan yang mau menghibur diri sendiri hehehe…..maklum aja Frater itu namanya Pak Muna hehehe……memang nama Tuhan sangat IDEAL untuk menutupi kekurangan padahal dibalik itu menyimpan sejuta ………..dan kalian tau sendiri itu tanpa harus saya konfirmasi…..dunia…dunia oh dunia….. mana dong Frater Frans puisi dunianya yang baru hehehe….

    salam dan sukses untukmu selalu
    Ya’ahowu

  10. Markus Mend
    Agu 25, 2010 @ 09:06:31

    Smua tergantung orgnya K tp mmg ada baiknya berteman ala kadarnya

  11. Lena Lase
    Agu 26, 2010 @ 11:56:50

    setuju Kus……

  12. lena leni
    Nov 16, 2012 @ 02:48:59

    sakit…kecewa…dan hampa…tapi itu sementara , dari situ aku belajar dan bertambah dewasa, aku juga pernah begitu mba…tapi lebih parah, karena membawa masalah kecil yang dengernya ajah “ampun dj…cuman begitu doank toh” dibawanya masalah tersebut ke hadapan atasan kita…dimana atasan langsung menjustice tanpa pertimbangan dan tanpa menanyakan langsung ke aku duduk permasalahan nya, …jadi yang beliau denger cuman cerita basi dari orang yang basi pula…tidak adil !!!!…mending gak punya sahabat…dan bercerita lah dengan orang yang benar…aku udah ‘gak mau bersahabat sama lagi manusia…aku benci persahabatan !!!

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: